
SEORANG pemuda Sulawesi yang bertahan hidup setelah terapung di laut selama 49 hari menjadi sorotan media internasional. Aldi Novel Adilang hanyut ketika perangkap ikan terapung atau rompong yang ditumpanginya terlepas dari tambatannya akibat angin kencang pada pertengahan Juli lalu. Ia berakhir di perairan dekat Pulau Guam di Samudera Pasifik, ketika panggilan daruratnya dijawab sebuah kapal berbendera Panama menuju Jepang pada 31 Agustus. Dengan persediaan makanan yang terbatas, pemuda berusia 18 tahun itu menyambung hidup dengan makan ikan dan minum air laut yang disaring dengan bajunya. "Mulai satu minggu setelah bahan makanan habis, saya mengail terus, ikan manta, ikan rebus, ikan bakar. Itu makanan saya selama hanyut," tutur Aldi Novel Adilang kepada wartawan di Manado, Eva Aruperes, untuk BBC News Indonesia. Pengalaman Aldi – yang kerap disamakan dengan cerita novel Life of Pi – menjadi salah satu kisah dramatis tentang manusia yang berhasil bertahan hidup dalam kondisi ekstrem di tengah laut. Tapi apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita saat terjebak di lautan? Di tengah laut, tubuh manusia dihadapkan pada dua tantangan besar: kekurangan air dan kondisi ekstrem.
Aldi Novel Adilang Bertahan Hidup Setelah Terapung di Laut Selama 49 Hari - YouTube |
| 1 Likes | 1 Dislikes |
| 1,046 views views | 88,867 followers |
| News & Politics | Upload TimePublished on 30 Sep 2018 |
berita hari ini
beritagar id
berita bola sepak
berita harian
berita bola
berita bola terbaru
berita kesehatan
berita viral
berita terbaru
berita persib hari ini
berita tribun lampung hari ini
berita kompas tv
berita terkini
berita guru 2019
berita psg terbaru
berita rsud sumenep
berita ufc
berita teknologi terbaru
berita acara rapat osis
berita online
Không có nhận xét nào:
Đăng nhận xét